Sinergi Membangun Alor: Dinas Pariwisata Kunjungi Prodi Pariwisata Untrib

BATU NIRWALA – Program Studi Pariwisata Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi menerima kunjungan resmi dari Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Alor beserta staf pada Kamis, 29 Januari 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di ruang kelas tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Sefnat A. Tang, SE., M.Akt, Ketua Program Studi Pariwisata, Dr. Mesak Y. Awang, serta jajaran dosen tetap Prodi Pariwisata yaitu Antonius Koby, SE., M.Par, Astina Kabbi, S.Pd., M.Sc, Sherly S. Penton, S.Pd., M.Sc, dan Desis P. H. Mautuka, S.Pd., M.Sc. Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam membangun kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan akademisi.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pariwisata menyampaikan bahwa maksud kedatangannya adalah sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap hadirnya Program Studi Pariwisata yang baru di Kabupaten Alor. Pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak akademik yang telah berjuang keras hingga program studi ini resmi mendapatkan izin operasional dari Kemendiktisaintek pada 1 Desember 2025 lalu. Kehadiran prodi ini dinilai kekuatan sumberdaya dalam mendukung pengembangan pariwisata di daerah ini.

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi, Sefnat A. Tang, SE., M.Akt, menyampaikan terima kasih atas inisiatif Dinas Pariwisata yang telah berkunjung dalam rangka silaturahmi. Senada dengan Dekan, Ketua Program Studi Pariwisata, Dr. Mesak Y. Awang, mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian pemerintah. Beliau menjelaskan bahwa pihak Program studi sebenarnya telah merencanakan kunjungan ke Dinas Pariwisata untuk sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sekaligus membahas konsep kerja sama antara Program Studi dengan Dinas Pariwisata guna menyelaraskan program pemerintah dengan kurikulum akademik ke depan.

Diskusi tersebut berlangsung di salah satu ruang kelas Fakultas Ekonomi dengan hangat. Semua dosen dan staf khusus dinas saling bertukar pandangan mengenai arah kerja sama kedua belah pihak kedepan. Fokus utama yang dibicarakan adalah bagaimana mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan industri pariwisata saat ini. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua lembaga untuk saling mendukung, baik dalam bentuk penelitian, pengabdian masyarakat, maupun penyediaan tenaga profesional dalam mendukug program strategis daerah khususnya di sektor pariwisata.

Salah satu poin menarik muncul dari pemaparan staf khusus Sekretaris Dinas Pariwisata, Bapak Ahmad Kraing. Beliau membagikan pengalaman panjangnya dalam mengelola sektor pariwisata sebagai pemandu wisata sejak tahun 1984 hingga saat ini. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi kolaborasi yang baik antara pengalaman lapangan yang mumpuni dengan konsep-konsep pengembangan ilmiah yang dimiliki oleh pihak akademisi guna memperkuat fondasi kepariwisataan di Alor.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melaksanakan kerja sama secara teknis dalam waktu dekat. Dengan bersatunya kekuatan pemerintah dan akademisi, diharapkan pariwisata di Kabupaten Alor tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutannya tetap terjaga bagi generasi mendatang. Sinergi ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan sektor unggulan di bumi kenari.


Penulis: Antonius Koby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *